Abdullah dan 3 Permintaan Ajaib

Permintaan ajaib abdullah – Sebut saja namanya Abdullah. Ia adalah seorang pria berkondisi lumpuh total dikarenakan periswitiwa yang menimpanya di masa lalu. Kondisi ini sudah ia jalani sejak 19 tahun yang lalu.

Suatu hari, salah seorang sahabatnya datang berkunjung untuk menjenguk dan memantau kondisinya. Sahabat ini pun bertanya kepada Abdullah, “Wahai sahabatku, kau telah bersabar selama bertahun-tahun lamanya dalam menerima ujian ini. Jika Allah memberikan kesempatan untukmu kembali mormal, apa yang akan engkau lakukan?”

“Hanya 3 permintaan yang kuinginkan, wahai sahabatku”. Jawab Abdullah.

“Apa itu wahai sahabatku?” Tanya sahabatnya kembali.

“Yang pertama, aku ingin kembali normal dan sehat walau satu jam saja, agar aku bisa merasakan suatu kenikmatan sujud kepada Rabbku. Dan yang kedua, aku ingin kembali normal dan sehat agar aku bisa menyentuh dan merasakan kelembutan tangan ibuku. Aku ingin menyalaminya dengan kedua tanganku sendiri. Wahai sahabatku, tahukah kamu bahwa setiap kali ibuku datang, hanya adik-adikku saja yang bisa menyalami dan memeluknya. Dan yang terakhir, aku ingin kembali normal dan sehat agar bisa menyentuh mushaf Al-Qur’an. Bisa membolak-balikan di tiap lembarnya dengan tanganku sendiri.”

Tanpa disadari, suara isakan terdengar dan berlinanglah air mata sahabatnya itu.

Abdullah sudah tidak bisa lagi menahan itu semua, ia merasa seperti anak durhaka terhadap ibunya. Karena setiap ia membuang air besar, tangan ibunya lah yang ada untuk menampung kotoran itu. Dengan terpaksa, ia pun meminta untuk segera dinikahkan agar bukan tangan ibunya lagi yang akan melayaninya.

Suatu ketika menikahlah Abdullah dengan seorang wanita, dan tahukah kalian siapa wanita itu? Dia adalah seorang wanita yang terkenal dengan kecantikannya. Lalu ditanyalah istrinya ini oleh salah seorang sahabat Abdullah, “Apa yang kamu harapkan dari Abdullah?”. Ia pun menjawab dengan penuh keyakinan, “Aku yakin bisa mendapat surga lewat Abdullah”.

Permintaan ajaib abdullah – Hanya tiga hal yang Abdullah inginkan. Bukan harta maupun kedudukan, melainkan hanya ingin untuk mendekatkan diri kepada Sang Khaliq, berbakti kepada orang tua, dan dekat dengan kalamullah. Meskipun ia sendiri sudah menghafal seluruh ayat suci Al-Qur’an.

Di setiap senyuman orang tua karena ketaatan kita kepadanya, akan mengundang rahmat dan ridho Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Dan di setiap tetesan air mata mereka yang jatuh karena kedurhakaan kita kepadanya, itu akan mengundang azab dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Penulis : Istiqomah_el basayer