Info Sekolah
Senin, 06 Des 2021

MENGURAI MASALAH TANPA LELAH

Diterbitkan :

MENGURAI MASALAH TANPA LELAH

على قدر حبك لله يحبك الخلق؛وعلى قدر خوفك من الله يهابك الخلق؛ وعلى قدر شغلك بالله يشتغل في أمرك الخلق

“Sebesar apa cintamu kepada Allah, sebesar itulah cinta manusia kepadamu, sejauh mana rasa takutmu pada Allah, sejauh itulah manusia akan segan terhadapmu,dan sebatas manakah kesibukanmu untuk Allah, sebatas itu pulalah kesibukan manusia dalam mengurus urusanmu.”

Ketaatan berbanding lurus dengan kualitas hidup di dunia, apalagi akhirat. Kita tidak sedang bicara ujian, karena setiap orang pasti diuji. Kita tidak sedang bicara jatah rezeki dunia, karna setiap orang punya bagiannya. Kita tidak sedang bicara teman dan musuh, karna setiap manusia punya pendukung dan pengkritiknya.

Yang kita bicarakan disini adalah, dalam setiap takdir yang dilewati, dalam setiap ujian yang dihadapi, maka diantara setiaporang yang dititipi takdir yang terlihat sama (sama-sama diberi ujian berupa musibah, kesakitan, kesempitan, dan lain-lain), tetap saja ada orang orang terbaik, soleh solehah yang lebih memutuskan merawat cinta dan kesibukannya pada Allah sebagai bentuk ikhtiar terbaik dalam melewatinya.

Alih-alih dipusingkan mengurus manusia, maka cara tercepat menyelesaikan urusan sesama manusia adalah dengan mendekati pencipta manusia. Buktikan padaNYA bahwa cinta dan kesibukan untukNYA menjadi prioritas mutlak yang hanya bisa dilakukan oleh orang orang yang benar mencintainya.

Berapa sering kita memperbaiki kualitas sholat dan sabar kita, ketika masalah duniawi melanda? Berapa orang yang terjebak hutang malah makin rajin bersedekah? Berapa banyak pasangan yang hampir kandas makin menguatkan shaum, qiyamul lail, dan istighfarnya?

Seberapa jauh cintamu pada Allah?

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

يٰٓأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوٓا إِنْ تَنْصُرُوا اللَّهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ

“Wahai orang-orang yang beriman! Jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.” (QS. Muhammad 47: Ayat 7)

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ ءَامَنُوا مِنْكُمْ وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِى الْأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِى ارْتَضٰى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُمْ مِّنۢ بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا  ۚ يَعْبُدُونَنِى لَا يُشْرِكُونَ بِى شَيْئًا  ۚ وَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذٰلِكَ فَأُولٰٓئِكَ هُمُ الْفٰسِقُونَ

“Allah telah menjanjikan kepada orang-orang di antara kamu yang beriman dan yang mengerjakan kebajikan, bahwa Dia sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka dengan agama yang telah Dia ridai. Dan Dia benar-benar mengubah (keadaan) mereka, setelah berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka (tetap) menyembah-Ku dengan tidak menyekutukan-Ku dengan sesuatu pun. Tetapi barang siapa (tetap) kafir setelah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.” (QS. An-Nur 24: Ayat 55)

Terkadang, menjawab masalah itu menuntut kita menjawab di level yang lebih tinggi dibanding masalah itu sendiri. Dan kita sudah tahu bahwa akhirat lebih baik dibanding dunia. Maka, adalah bentuk sikap yang elok ketika kita dititipi masalah dunia, seringkali jawabannya sedekat kening kita pada tempat sujudnya.

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيّدنَآ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيّدنَآ مُحَمَّد

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar

Sumardi Solin

Tulisan Lainnya

Oleh : Admin Arrasyid School

Patah Hati Yang Paling Disengaja

Oleh : Sumardi Solin

Keutamaan Belajar Bahasa Arab

Oleh : Admin Arrasyid School

Pondok Tahfidz di Malang: Kota Pendidikan

Oleh : Sumardi Solin

Manfaat Mengkonsumsi Madu