Info Sekolah
Wednesday, 10 Aug 2022

Cara Agar Beramal Lebih Baik Lagi

Diterbitkan :
https://sumardisolin03.blogspot.com/2021/09/renungan-hati.html

Cara Agar Beramal Lebih Baik Lagi

1.Allah Subhanahu WA Ta’ala Berfirman:

كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ ۖ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا الْحَيٰوةُ الدُّنْيَآ إِلَّا مَتٰعُ الْغُرُور

“Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Dan hanya pada hari Kiamat sajalah diberikan dengan sempurna balasanmu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, sungguh, dia memperoleh kemenangan. Kehidupan dunia hanyalah kesenangan yang memperdaya.” (QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 185)

2. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً ۖ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ

“Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan kamu akan dikembalikan hanya kepada Kami.”(QS. Al-Anbiya 21: Ayat 35)

3. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ الْمَوْتِ ۖ ثُمَّ إِلَيْنَا تُرْجَعُونَ

“Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kemudian hanya kepada Kami kamu dikembalikan.” (QS. Al-‘Ankabut 29: Ayat 57)

Tiga ayat diatas diawali dengan kalimat yang sama. Bahwa setiap makhluk bernyawa pasti akan menghadapi kematian. Kita semua tau akan hal itu, tapi kita atau siapapun tidak ada yang tau kapan ia akan menghampiri setiap jiwa. Apakah ketika kita dalam ketaatan atau bahkan sebaliknya, sungguh tidak ada yang mengetahuinya.Kematian adalah ketetapan Allah, dan hanya Allah yang Maha Mengetahui kapan, dimana, dan dalam keadaan apa kematian mendatangi setiap jiwa.

Ketetapan Allah atas semua makhluknya tidak bisa dihindari, kematian adalah ketetapan Allah untuk hambanya, terkhusus manusia yang diberikan nikmat akal, supaya menggunakan nikmat tersebut dengan sebaik baiknya, merenungi apa yang akan disiapkan untuk menyambutnya.

Kematian tidak bisa ditunda atau dipercepat barang sedetik, karena ia akan datang pada waktu yg tepat tak kurang atau lebih sedikitpun dan tidak memandang siapapun, baik itu penguasa, rakyat jelata, kaya, miskin, anak muda atau tua rentah.

Sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an :

وَلِكُلِّ أُمَّةٍ أَجَلٌ ۖ فَإِذَا جَآءَ أَجَلُهُمْ لَا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً ۖ وَلَا يَسْتَقْدِمُون

Apabila ajalnya tiba, mereka tidak dapat meminta penundaan atau percepatan sesaat pun.” (QS. Al-A’raf 7: Ayat 34)

Kematian

Kematian laksana tamu agung yang tak pasti kedatangannya, ketika kita tau bahwa suatu waktu tamu agung akan berkunjung maka jauh jauh hari sebelum kedatangannya akan banyak kesibukan untuk mempersiapkan jamuan mewah dalam rangka menyambut tamu agung tersebut. Begitulah mestinya kita menyambut kematian.

Allah Yang Maha-Mengetahui merahasiakan datangnya kematian kepada setiap hamba, salah satunya supaya hamba tersebut bersegera dalam melakukan amal shaleh dan tidak menunda-nundanya.

Dengan dirahasiakannya, semestinya manusia tau bahwa dunia adalah tempat mencari sebanya banyaknya bekal amal shalih untuk menghadapi kehidupan setelah kematian yang abadi. Dan cukuplah kematian sebagai mau’idzah bagi manusia agar menjadi lebih baik dalam beramal, dan menyadari akan kefanaan dunia ini sehingga ia tidak terlena dengan apa yang dihidangkan dunia dan melupakan tujuan utama hidupnya yakni beribadah hanya kepada Allah, sebagaimana telah dijelaskan dalam Al-Qur’an dengan dirahasiakannya hal tersebut manusia bisa berfikir bahwa dunia ini hanya sementara, dan tak semestinya kita mencintai sesuatu yang sementara.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلّالِيَعْبُدُونِ

“Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.”

(QS. Az-Zariyat 51: Ayat 56)

Wallahu A’lam bisshawaab.

Disampaikan: Ustadzah Nadiyatul Mufidah

  • Cara Agar Beramal Lebih Baik Lagi

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar

Sumardi Solin

Tulisan Lainnya

Oleh : Pesantren Tahfid Ar-rasyid PTA

Manfaat Puasa: Mau Tahu?

Oleh : Sumardi Solin

Memahami Kegagalan

Oleh : Sumardi Solin

Manfaat Mengkonsumsi Madu

Oleh : Hermansyah

PENUNTUT ILMU

Oleh : Pesantren Tahfid Ar-rasyid PTA

Apa itu Iman?

Oleh : Sumardi Solin

Buah Kesombongan